Bertandang ke Perpustakaan Soeman Hs, Perpustakaan dengan Arsitektur Terbaik Asia Tenggara

WIRANESIA.ID- Perpustakaan Soeman Hs atau lebih dikenal dengan sebutan pustaka wilayah (puswil) Pekanbaru adalah salah satu perpustakaan dan tempat penyimpanan arsip nasional yang berstatus sebagai perpustakaan provinsi Riau. Bagi orang yang gemar dan hobi membaca, perpustakaan ini adalah tempat favorit untuk dikunjungi. Berbagai macam jenis buku seperti filsafat, sastra, ekonomi, teknologi informasi, politik, kebudayaan, dan lainnya bisa ditemukan di sini sehingga bisa menambah wawasan dan pengalaman bagi para pembaca.

Jika Anda termasuk orang yang hobi membaca dan juga travelling, maka destinasi yang menarik untuk dikunjungi adalah perpustakaan Soeman Hs Pekanbaru, Riau, yang berdiri megah di Jalan Sudirman, Pekanbaru (tak jauh dari Kantor Gubernur Riau).

Selain sebagai tempat koleksi buku, perpustakaan ini juga telah menjadi ikon Provinsi Riau dengan bentuk gedung yang megah dan mewah yang jika dilihat dari atas seperti bentuk buku yang sedang terbuka. Mencerminkan kebudayaan Melayu Riau.

Sebagai tambahan perpustakaan Soeman HS ini pernah meraih predikat sebagai gedung dengan arsitektur terbaik se-Asia Tenggara mengalahkan gedung dari negara-negara tetangga lainnya. Demikian dikatakan Ibu Odor Juliana, Kepala Bidang Pelayanan Perpustakaan Soeman Hs.

Ibu Odor Juliana kepada Wiranesia di ruang kerjanya (lantai dasar perpustakaan Soeman HS) bercerita banyak mengenai seluk-beluk perpustakaan yang diresmikan pada 2008 ini. Ibu Odor mengatakan jumlah pengunjung saban harinya mencapai angka 700 hingga 1000 orang yang terdiri dari berbagai kalangan seperti pelajar, mahasiswa, dan umum. Dengan jumlah terbanyak dari kalangan mahasiswa.

Ibu berusia 46 tahun ini menjelaskan jumlah pengunjung paling ramai adalah hari Kamis.
“Kami punya program di hari Kamis, yaitu Kamis bercerita atau Kamis mendongeng buat anak-anak tingkat Paud hingga kelas 3 SD. Kami juga mempunyai dua orang ahli pendongeng yang siap berbagi cerita dengan anak-anak. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan daya baca dan kepedulian anak-anak terhadap dunia buku,“ ujar Ibu Odor antusias.

Hal lain juga dijelaskan oleh ibu lulusan sarjana perikanan ini dimana perpustakaan Soeman Hs juga mempunyai program perpustakaan keliling. Perpustakaan keliling ini menyasar sekolah-sekolah dan masyarakat umum hingga ke perbatasan Pekanbaru-Kampar. Namun kendalanya, kata Ibu Odor, mereka kekurangan armada seperti mobil dan becak. Becak dibutuhkan untuk memasuki gang-gang kampung yang sempit.

Program lain, lanjut Ibu Odor, mereka juga membina para penulis-penulis pemula seperti dari kalangan remaja. Mereka juga memfasilitasi para remaja yang ingin menjadi penulis.

Ketika ditanya terkait dengan kendala yang dihadapi selama ini, Ibu Odor menyebutkan persoalan klasik, yakni dana.

“Paling anggaran yang kurang,” tuturnya.

Perustakaan yang mempunyai koleksi buku sekitar 400 ribu eksemplar ini juga merupakan tempat wisata edukasi bagi masyarakat Riau. Saban harinya banyak para mahasiswa dan pelajar yang datang ke Perpustakaan Soeman HS untuk keperluan membaca dan mencari referensi tugas sekolah.

Salah seorang pengunjung pada Kamis (31/1/2019) siang adalah M. Bayu (siswa SMP Tenayan Raya). Menurut penuturannya kepada Wiranesia, ia dan kawan-kawannya ke Perpustakaan Soeman Hs karena kewajiban dari pihak sekolah. “Agenda ini adalah satu tahun sekali,” katanya malu-malu.

Pengunjung sedang menikmati bacaan di Perpustakaan Soeman Hs Kamis (31/1/2019)

Pengunjung lain yang sempat Wiranesia wawancarai adalah Ranti (22 tahun) warga Lima Puluh, Pekanbaru. Ia merasakan kepuasannya terhadap fasilitas dan pelayanan di perpustakaan ini.

Namun, kritikan juga disampaikan pengunjung lain, Adnan (30) seorang guru yang beralamat di Tangkerang Utara, Pekanbaru. Keluhannya adalah susahnya mencari buku di rak perpustakaan. Misalnya buku sejarah yang ia sukai. Selain itu, lanjut Adnan adalah fasilitas seperti komputer yang rusak sehingga mengganggu para pengunjung saat menggunakan fasilitas itu.

Demikian cerita sekilas tentang perpustakaan kebanggaan orang Riau, perpustakaan Soeman Hs Pekanbaru. Mari kita tanamkan budaya membaca saat ini juga, seperti dikatakan Ibu Odor bahwa membaca itu penting. “Jika kita membaca, maka Riau akan bisa bersaing dengan provinsi tetangga,” tutup Ibu Odor (Izwan)