Miss Yanti, Pernah Bekerja di Pabrik Sapu Ijuk, Namun Kini Sukses Mengelola Lembaga Bimbel “Ingenium Education”

IMG20190325173720
Ibu Aprianti Syarief alias Miss Yanti (baju merah, belakang) bersama tenaga pengajar dan anak-anak bimbel di Ingenium Education Jalan Kandis, Pekanbaru, Senin (25/3/2019)

WIRANESIA.ID- Jarum jam menunjukkan pukul 16.00, di hari Senin (25/3/2019) sore itu kami (Wiranesia.id) tiba di sebuah tempat bimbingan belajar (bimbel) yang terletak di Jalan Kandis nomor 2C, Harapan Raya, Kota Pekanbaru. Sebuah tempat nan strategis, karena Jalan Kandis sangat mudah diakses. Letaknya tak jauh dari Metro Plaza Harapan Raya, yang terkenal itu. Jika kita menelusuri Jalan Harapan Raya dari pertigaan Sudirman menuju ke arah Pelalawan, maka jalan Kandis bisa dijumpai setelah Metro Plaza.

Lembaga kursus dan pelatihan (bimbel) ini diberi nama “Ingenium Education”. Pendirinya adalah seorang ibu muda, namanya Aprianti Syarief.

Setelah memarkirkan kendaraan, langsung kami memasuki bangunan tiga lantai itu. Setelah masuk kami disuguhi pemandangan berupa beragam tempat bermain anak-anak, ada bola, buaian, tangga, dan lainnya. Kami menemui salah seorang karyawan di bagian meja penerimaan tamu.

“Tunggu ya,” katanya. “Ibunya sebentar lagi sampai di sini”.

Kami pun menunggu beberapa menit. Tak berselang lama, yang kami tunggu datang jua, Ibu Aprianti, sang pengelola lembaga bimbel datang dengan senyum khasnya. Mungkin karena ia adalah seorang pendidik, jadi harus tetap tersenyum kepada anak didik, kepada orangtua yang memercayakan anaknya untuk dibimbing, termasuk kepada kami dari media.

Lembaga bimbel “Ingenium Education” di Jalan Kandis, tampak depan

Tubuhnya dibalut baju lengan panjang berwarna merah yang dipadukan dengan rok panjang hitam. Jilbab hitam juga melekat di kepalanya. Ibu berkacamata ini pun langsung melayani prosesi wawancara sore itu.

Pertama ia bercerita tentang motivasi awal mendirikan lembaga bimbel “Ingenium Education” di Jalan Kandis ini. Baginya, lembaga ini didirikannya untuk menyenangkan orang lain dalam arti membahagiakan para orangtua dan anak-anak.

“Ya, intinya untuk kebaikan bersamalah,” ujar Miss Yanti, panggilannya di lembaga ini.

Berbekal sebagai Supplier Media Pembelajaran hingga ke luar kota yang dijalaninya beberapa tahun yang lalu—bahkan menurut pengakuannya, ia mnyetir sendiri ketika itu, ia pun mendirikan tempat pelatihan dan kursus ini. Untuk melengkapi CV (curriculum vitae) di bidang pendidikan, pada tahun 2015, ia pun berkuliah di Jurusan Bahasa Inggris, Universitas Lancang Kuning, Pekanbaru.

Bermula dari sinilah—dengan tantangan yang tak sedikit— kini, “Ingenium Education” memiliki program bimbingan bagi anak-anak usia dini hingga sekolah menengah. Adapun program-program itu di antaranya:

Pre-school usia 3-5 tahun, waktunya dari Hari Senin hingga Jumat jam 09-00-11.30 pagi. Ada pula program Calistung (baca, tulis, hitung) untuk usia 4-6 tahun, 3 kali dalam seminggu pukul 16.00-17.30 sore. Program lainnya adalah bimbingan belajar dari SD hingga SMA, waktunya tiga kali seminggu pukul 17.00-20.30 malam. Kantor “Ingenium” buka setiap hari dari Senin sampai Minggu, pukul 09 pagi hingga 09 malam.

Murid atau anak-anak yang dibimbing saban harinya di “Ingenium” berjumlah sekitar 50 anak. Untuk itu, bimbel ini menyediakan tenaga pengajar handal dan berpengalaman.

Adapun jumlah tenaga pengajar di “Ingenium” berjumlah 18 orang.

Ketika ditanya terkait output yang dihasilkan lembaga yang dikomandoinya ini, Miss Yanti mengatakan, lebih kepada tingkat keberhasilan bimbel ini. Nampak pula pada motivasi belajar siswa yang tinggi setelah anak-anak dibimbing di lembaga yang didirikan November 2016 ini.

Selain itu, kata Miss Yanti lebih lanjut, kemampuan membaca dan berhitung anak-anak juga makin meningkat, para orangtua yang menitipkan anak-anaknya di lembaga yang juga menyediakan tenaga pengajar asing (jika dibutuhkan) ini juga merasa puas, kata ibu yang hobi traveling ini.

“Ada juga siswa yang nilainya biasa. Setelah kita bimbing nilainya jadi meningkat,” ujar Miss Yanti.

Pernah Kerja di Pabrik Sapu
Banyak suka-duka yang dilalui oleh Miss Yanti dalam hidupnya sedari kecil, hingga ia mendirikan lembaga kursus dan pelatihan yang kini tergolong sudah sukses dan dikenal ini.

Miss Yanti mengingat lagi masa lalunya yang hidup dalam kekurangan.
Ia lahir dan besar di Pekanbaru dari orangtua yang seorang petani. Untuk mencukupi kehidupan di masa sekolah, cerita Miss Yanti, ia pun bekerja di pabrik sapu ijuk. Selain itu, pernah pula berjualan kue di sekolah. Bahkan pernah juga menjadi PRT (pembantu rumah Tangga).

Miss Yanti, Pengelola Bimbel “Ingenium Education” saat berpose di pantai

Makanya, terang Ibu kelahiran 1979 ini, ia sering diremehkan oleh para tetangga dan kawan-kawannya di masa itu.

“Karena hidup susah, Mas, saya ini sering diejek dan diremehkan orang-orang,” tutur Miss Yanti menginngat masa lalunya.

“Pernah juga saya ditikung oleh kawan sendiri, ketika membangun usaha ini,” kata Miss Yanti lagi.

Namun, semua tantangan itu oleh Miss Yanti, dijadikannya pelajaran hidup. Tentu saja ia tak berputus asa atas semua itu. Ia tetap yakin dengan apa yang dijalaninya. Di tengah kepedihan hidup, ia tetap bersekolah, kuliah, dan bekerja. Ia menjadikan cemoohan orang-orang sebagai cambuk untuk terus bangkit.

“Ya, akhirnya, saya bisa memiliki bimbel “Ingenium” ini, Alhamdulillah sudah sebesar ini, dan banyak yang percaya dengan bimbel yang kita kelola, dan banyak yang memasukkan anak-anak mereka ke sini,” kata Miss Yanti puas.

Penghargaan
Lembaga bimbel “Ingenium Education” Jalan Kandis, Harapan Raya, juga tak menutup diri dari dunia luar. Beberapa kali lembaga ini berkerjasama dengan lembaga pendidikan di Pekanbaru bahkan merambah hingga Kabupaten Kampar.

“Kami pernah bekerjasama dengan pondok Pesantren di Bangkinang dalam program Bahasa Inggris. Pernah pula bekerjasama dengan SMP An-Namiroh, SMP AL-Ulum, SMA As-Shofa, dan kampus UIN Suska,” tutur Miss Yanti.

Banyak pula piagam penghargaan yang diterima oleh “Ingenium Education”, salah satunya adalah Piagam Yayasan Kusuma Bangsa.

Lalu “Ingenium” itu maksudnya apa?
Sebagaimana usaha lainnya, lembaga bimbel yang diinisiasi Miss Yanti juga tak bisa lepas dari nama dan filosofi di balik nama tersebut.

Miss Yanti menjelaskan lembaganya diberi nama: “Ingenium Education”. Makna dari “Ingenium”, kata Miss Yanti. adalah karakter atau talenta. Karakter yang unik.

“Ingenium itu dari bahasa Latin, artinya karakter yang unik, sesuatu yang unik, lebih ke life skill,” ungkap ibu berzodiak Taurus ini.

Jadi, tunggu apa lagi, kunjungi dan daftarkan anak-anak Anda di “Ingenium Education”, Jalan Kandis, nomor 2C, Harapan Raya, Kota Pekanbaru, atau hubungi WA 0821-7300-5239. ***