Pentingnya Islamic Hypnoparenting untuk Membentuk Karakter Anak

anak2
Aktivitas bimbingan belajar di Lembaga "Ingenium Education", Jalan Kandis, Harapan Raya, Kota Pekanbaru

WIRANESIA.ID- Akhir-akhir ini banyak berkembang metode pendidikan anak (parenting), antara lain hypnoparenting. Akan tetapi belum banyak di antara kita yang mengetahui, apakah yang dimaksud hypnoparenting itu? Hypnoparenting terdiri dari dua suku kata yaitu hypnosis dan parenting. Hypnosis adalah fenomena alamiah yang dialami oleh setiap manusia, yang mengacu pada proses penurunan kesadaran.

Sedangkan parenting adalah segala sesuatu hal yang berhubungan dengan cara orang tua mendidik dan membesarkan anak-anaknya. Jadi, hypnoparenting adalah suatu ilmu yang menggabungkan pengetahuan mendidik dan membesarkan anak dengan metode hipnosis.

Kita tidak bisa mendidik anak, hanya berdasarkan pengetahuan cara mendidik orangtua kita atau berdasarkan perkataan teman dan tetangga. Mengapa demikian? Karena kondisi dan lingkungan saat ini berbeda dengan keadaan kita dahulu. Dan yang paling utama, terutama karena setiap anak merupakan pribadi yang unik.

Menurut Ariesandi Setyono, penulis Buku “Hypnoparenting” (seperti dikutip seputaranakdankeluarga.com), kunci proses pendidikan anak sebenarnya terletak pada kualitas pemikiran anak. Yang kemudian ditentukan oleh proses “pemrograman” pikiran yang dilakukan oleh orang tua dan lingkungan terhadap anak.

Orang tualah yang bertanggung jawab apabila anak berlaku kurang baik, seperti berbohong, tidak percaya diri, tidak sopan, tidak mempunyai motivasi dan perilaku negatif lainnya. Karena sikap dan tingkah laku orangtua sebagai programmer, akan menjadi program pikiran bagi anak, baik yang positif maupun yang negatif.

Pikiran anak-anak didominasi oleh pikiran bawah sadarnya. Hal ini dapat dimanfaatkan oleh orangtua untuk membentuk program bawah sadar anak. Berikut ini, beberapa cara hypnoparenting yang dapat dilakukan oleh orangtua:

a. Hargai apa yang telah dilakukan oleh anak. Penghargaan ini dapat meningkatkan rasa percaya diri anak.
b. Gunakan bahasa tubuh yang mendukung ucapan orangtua. Tataplah matanya, sentuh bahunya atau tangannya. Hal ini menunjukkan bahwa orang tua tulus mengatakannya.
c. Bertindaklah konsisten dengan ucapan yang telah diberikan pada anak. Ketika orang tua meminta anak belajar dan tidak menonton TV, sebaiknya orangtua pun tidak menonton TV.
d. Orangtua jangan malu meminta maaf bila melakukan kesalahan, karena meminta maaf adalah hal positif yang perlu dicontohkan.
e. Biasakan berkomunikasi dengan anak menggunakan kata-kata positif yang membangun.

Rasulullah Sebagai Teladan
Sementara itu, Septian el Syakir, penulis buku “Islamic Hypnoparenting” menjelaskan bagaimana mendidik anak dengan teknik hypnoparenting dengan menggunakan Rasulullah sebagai role model (teladan) bagi anak. Caranya, dengan mengenalkan anak kepada Rasulullah melalui cerita-cerita, kata-kata sugesti, dan mengarahkan agar anak menjadikan Rasulullah sebagai idolanya.

Sehingga akhlak anak, insya Allah, akan mengikuti akhlak Rasulullah. Antara lain metode yang diajarkan Septian dalam bukunya adalah repetition, yaitu dalam mendidik anak, ortu harus melakukan metode-metode yang baik secara konsisten, berulang-ulang, tanpa kenal lelah.

Anak adalah sebuah anugerah yang luar biasa untuk kita. Tentu saja setiap orang akan sangat bersyukur telah dipercaya dan mendapat titipan yang luar biasa dari Tuhan. Kehadirannya, sangat dibanggakan kala behasil mencapai suatu prestasi, sangat disayangi dan dicintai, karena anak menambah rasa cinta dalam dimensi jiwa yang begitu kaya.Tugas kita sebagai orang tua adalah menjaga dan mendidik sehingga anak kita menjadi seseorang yang sukses di segala aspek hidup.

Memang memiliki anak sangat menyenangkan, karena mereka sangat lucu dan pastinya banyak menghibur kita sebagai orang tua apalagi di hari-hari pertama kehidupan kita.
Namun, dalam realitanya, betapa banyak orangtua yang mengusap dada dan buntu akal untuk menghadapi anak-anak mereka. Seolah sudah kering kata-kata nasihat penuh kasih-sayang, telah menguap habis kesabaran yang ditahan dari waktu ke waktu, kala menghadapi ulah buah hati yang makin mengiris hati. Kenakalan demi kenakalan terjadi, penolakan dan pembangkangan yang semakin menjadi-jadi, seolah tak sangup diimbangi oleh pemikiran dan pemahaman orangtua yang berbeda zaman dan berbeda keinginan.
Yang menjadi pertanyaan selanjutnya dari kita sebagai orang tua adalah: mengapa anak saya semakin hari mereka semakin susah diatur? Sedangkan anak teman saya sangat penurut.

Pertanyaan di atas sering timbul dipikiran para orang tua. Apa yang membedakan sifat tiap anak? Apakah Faktor bawaan? lingkungan? Atau pola pikir yang timbul dengan sendirinya?
Untuk berhasil menjalankan segala sesuatu dibutuhkan ilmu. Untuk sukses di dunia, kita perlu belajar dan bekerja secara cerdas, keras, ikhlas, tuntas dan berkualitas. Untuk sukses di akhirat kita juga memerlukan ilmu dan memenuhi syarat-syaratnya. Termasuk dalam menjalankan peran sentral sebagai orangtua, yaitu mendidik dan membimbing anak menuju kedewasaan dan kematangan hidup dari waktu ke waktu, kita sangat memerlukan ilmunya.

“Ingenium Education” Adakan Seminar Parenting

Transformasi Indonesia sebagai lembaga pendidikan dan pelatihan berbasis ilmu psikologi terapan, konseling dan hypnotherapy, “Ingenium Education” yang beralamat di Jalan Kandis, nomor 2C Harapan Raya, Kota Pekanbaru, membuka jalan kemudahan bagi para orangtua yang ingin menambah pengetahuan dan kompetensi di bidang pendidikan dan pengasuhan anak (parenting), dengan menyelenggarakan sebuah seminar parenting ”Hypnoparenting dalam Membentuk Karakter Anak”. Yaitu, salah satu aplikasi pendekatan dan strategi hypnotherapy dalam bidang pendidikan anak oleh orangtua.

Dengan adanya seminar Islamic Hypnoparenting oleh Lembaga Kursus dan Pelatihan “Ingenium Education” ini, semoga banyak orangtua yang terbantu dalam menghadapi dan mengatasi berbagai masalah sehubungan dengan anak-anak mereka dan juga dalam membentuk karakter anak.

Ayoo hadiri seminar “ISLAMIC HYPNOPARENTING UNTUK MEMBENTUK KARAKTER ANAK” yang akan di selenggarakan pada:

Hari/Tanggal : Sabtu/ 26 Oktober 2019
Waktu           : 08.00 – 12.30 WIB
Tempat         : Auditorium RS. Eka Hospital Jl. Soekarno-Hatta. Pekanbaru.
Narasumber  : 1. Karlin, SE, M.Ak. CT.NNLP, CT.NLPC, CH, CHt
2. Ria Novianti, S. Psi, M. Pd (Ka. Prodi. PAUD UNRI)

Untuk Informasi Hubungi Ibu Aprianti Hp/Wa 0821-7300-5239