Kabut Asap Semakin Pekat, Gubernur Riau Perintahkan Disdik Liburkan Sekolah

Sekolah
Anak sekolah TK Santa Maria Kota Pekanbaru memakai masker pada awal Agustus 2019 lalu. Foto: Independensi.com.

WIRANESIA.ID- Pekanbaru- Kabut asap semakin pekat beberapa hari ini di Riau, salah satunya, seperti pantauan Wiranesia, terjadi di Kota Pekanbaru. Tersebab hal inilah Gubernur Riau, Syamsuar akhirnya menginstruksikan Dinas Pendidikan untuk meliburkan anak-anak sekolah.

Gubernur menginstruksikan khususnya kepada Dinas Pendidikan kabupaten yang terpapar asap parah dan dalam level kualitas udara tidak sehat.

“Saya sudah sampaikan kepada Kepala Disdik untuk mengeluarkan surat edaran meliburkan akitivitas belajar mengajar di sekolah, khususnya Kabupaten/Kota yang level udaranya tidak sehat,” kata Syamsuar, Senin (9/9/2019) di Pekanbaru, dikutip RRI.co.id.

Instruksi ini tentunya tidak menyasar semua sekolah yang ada. Sebab, kondisi kualitas udara yang ada di daerah tentu berbeda-beda. Gubernur juga meminta Disdik dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan agar terus memantau kulitas udara setempat berdasar Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU).

“Barangkali tidak semua yang diliburkan karena setiap daerah berbeda, seperti ada daerah yang titik apinya satu (tidak terlalu terdampak). Namun, apabila patut diliburkan silakan diliburkan,” ujar orang nomor satu di Riau ini.

Kabut asap parah juga melanda Kabupaten Pelalawan pada hari ini Senin (9/9). Dikutip dari Tribunpekanbaru.com, aroma terbakar menyengat menguar.

Meski begitu, Bupati Pelalawan belum meliburkan para peserta didik yang ada di negeri yang berjuluk “Tuah Negeri Seiya Sekata” ini.

“Belum bisa diliburkan, karena (asap) bukan dari tempat kita saja. Paling yang di Kecamatan Kerumutan yang parah,” kata Bupati HM Harris usai coffee morning bersama pejabat di lantai III kantor bupati, Senin (9/9), dinukil Tribunpekanbaru.com. ***