Tradisi Manugal Padi Gogo Bersama Melestari di Desa Sialang Jaya, Rohul

WIRANESIA.ID- Tradisi manugal bersama atau menanam padi darat (gogo) dengan cara gotong royong (goro) di kalangan warga, hingga kini masih dilestarikan masyarakat Desa Sialang Jaya, Kecamatan Rambah, Rokan Hulu (Rohul).

Kegiatan manugal bersama ini dilakukan pada Jumat (27/9/2019) di lahan yang lebih kurang satu hektar. Diikuti Kepala Desa Sialang Jaya Yuherman Daulay bersama 20 lebih warga dan perangkat RT dan RW setempat.

Manugal bersama ini merupakan cara menanam padi darat yang sudah menjadi bagian dari tradisi goro masyarakat Desa Sialang Jaya, secara turun temurun.

“Manugal biasa kita lakukan setiap tahun. Tradisi ini dilakukan dengan menanam bibit padi jenis padi gogo di atas lahan secara bersama-sama,” terang Kades Yuherman.

Dijelaskannya, bahwa seusai manugal seluruh warga bersama-sama menghabiskan waktu makan bubur bersama sebagai bagian dari adat kebudayaan setempat.

“Banyak pesan terkandung dalam kegiatan manugal bersama, salah satunya adalah semangat bergotong royong yang menjadi kebiasaan masyarakat Sialang Jaya,” ungkapnya.

Kades berharap, adat tradisi manugal padi bersama sama dapat dipertahankan secara turun temurun, dari yang tua kepada yang muda.

Untuk bibit padi yang ditanam adalah jenis Bunga Durian, yang digolongkan sebagai Padi Darat, atau Padi Gogo.

“Sekitar tiga kaleng bibit padi, kemudian ditanam bersama-sama dengan seluruh masyarakat. Bibit padi dimasukan ke lubang-lubang yang sudah dibuat dengan tongkat kayu panjang atau ditugal oleh kaum pria. Kemudian kaum.perempuan memasukkan bibit padi di lubang-lubang yang sudah ada,” sebut Kades. Rohultoday.id. ***