Daftar ke Nasdem Meranti untuk Pilkada 2020, Zulfan Sebut Saatnya Orang Kampung Dibela

ZH Nasdem
Zulfan Heri (depan, ketiga kiri) menerima berkas formulir pendaftaran dari Muhammad Arif, Ketua Tim Penjaringan Nasdem (kedua kanan). Foto-foto: Wiranesia

WIRANESIA.ID- Jadi pemimpin di Kepulauan Meranti itu tidak ringan, butuh keikhlasan dan niat tulus melayani masyarakat. Ditambah lagi, kondisi infrastruktur jalan di pulau-pulau di Meranti serta kondisi ekonomi masyarakat yang belum bangkit. Maka, saatnyalah orang di kampung-kampung dibela. Hal ini dikatakan Zulfan Heri saat mendaftar ke Partai Nasdem Meranti untuk mengikuti penjaringan Bakal Calon Bupati Meranti di Pilkada 2020, Ahad (6/10/2019) lalu di Selat Panjang.

“Jadi pemimpin di Meranti itu berat, tidak main-main. Bukan untuk senang-senang, harus siap menangis. Harus diniatkan untuk membela rakyat, membela orang kampung yang selama ini terabaikan,” ujar Zulfan Heri tegas.

Zulfan Heri datang ke kantor DPD Nasdem Meranti didampingi Afrizal Cik, tokoh masyarakat Meranti sekaligus sastrawan penulis buku “Tanah Jantan yang Melawan”. Hadir pula tokoh Pemuda Selat Panjang, Eka, serta rombongan.

Zulfan Heri disambut oleh Ketua Tim Penjaringan Pilkada Partai Nasdem Meranti, Muhammad Arif ST, M.Kom. Hadir pula dalam kesempatan itu, Ketua Dewan Pakar Nasdem Meranti, H. Darwis.

Bagi Zulfan Heri, problem yang ada di Meranti sangat berat. Persoalan-persoalan itu di antaranya kemiskinan yang mencapai 30 persen (data BPS), persoalan jalan, air bersih, listrik, lapangan pekerjaan, minimnya investasi, dan lainnya.

“Dari laporan masyarakat, pemimpin di Meranti seolah berjarak, padahal masyarakat ingin dekat dengan pemimpinnya. Jadi gaya kepemimpinan di Meranti ini harus dirubah. Pemimpin harus mau turun ke bawah, tidur di rumah-rumah masyarakat kampung. Saatnya orang kampung dibela,” beber mantan anggota DPRD Riau ini.

ZH Nasdemmm
Duduk kanan, Ketua Dewan Pakar Nasdem Meranti H. Darwis (baju ungu), Zulfan Heri, dan penulis Afrizal Cik saat berada di Kantor Nasdem Meranti, Selat Panjang (Ahad, 6/10/2019).

Kepada Wiranesia, Zulfan Heri menuturkan, selain di Nasdem, ia juga telah mendaftar ke Partai PDIP dan membangun komunikasi pula dengan Partai PKS. Karena kata, Zulfan, menuntaskan persoalan Meranti itu tidak bisa sendiri-sendiri harus secara bersama-sama.

“Sebelumnya saya mendaftar juga ke PDIP Meranti, kini Nasdem. Komunikasi juga saya bangun dengan PKS dan menunggu partai-partai lainnya,” ujar Zulfan.

Terkait calon pendampingnya nanti di Pilkada 2020, Zulfan menjelaskan, sudah ada sekitar delapan nama yang muncul. Namun, kata Zulfan, dari delapan itu mengerucut ke empat nama, yakni H. Muhammad Adil (anggota DPRD Riau dari PKB), Ustaz Abdul Rauf (Ketua DPD PKS Meranti), Rony Samudra (Ketua DPD Nasdem Meranti/pengusaha), dan birokrat H. Rusdanir.

“Nama-nama ini atas masukan tokoh-tokoh masyarakat Meranti, dan pertemuan saya dengan warga Meranti di bawah,” tukas Zulfan.

Sebagai tambahan, Nasdem Kepulauan Meranti membuka pendaftaran penjaringan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Meranti dari tanggal 2 hingga 23 Oktober 2019 nanti. Penjaringan Balon Pilkada 2020 Partai Nasdem Meranti diketuai Muhammad Arif ST MKom, dan sekretaris Sawaluddin. ***