Terkuak Sudah Polisi Penembak Mahasiswa Halu Oleo Kendari

Keluarga mendoakan alm. Randi (21) di RS Abunawas Kendari, Kamis, (26/9). Foto: Antara

WIRANESIA.ID- Jakarta- Setelah ditunggu selama sebulan lebih, akhirnya pelaku penembak mahasiswaa Halu Oleo Kendari, pada 26 September 2019 lalu terkuak sudah. Seorang polisi berinisial Brigadir AM telah ditetapkan oleh Kepolisian RI sebagai tersangka.
Hal ini dijelaskan Kasubdit V Kejahatan antar Wilayah Direktorat Tindak Pidana Umum (Ditipidum) Bareskrim Polri, Kombes Chuzaini Patoppoisatu.

“Terhadap Brigadir AM dilakukan penahanan,” ujar Patoppoi di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (7/11/2019), dikutip RMOL.ID.

Kombes CH Patoppoi selaku ketua tim penyidikan juga menjelaskan terkait temuannya,
di mana dari hasil uji balistik yang dilakukan terhadap tiga proyektil dan enam selongsong peluru, dua selongsong di antaranya identik dengan dua proyektil peluru yang ditemukan di lapangan. Proyektil tersebut, identik dengan senjata api jenis HS yang dipakai oleh Abdul Malik.

“Tiga selongsong ditemukan di TKP, tiga selongsong diserahkan Ombudsman Sultra pada 4 Oktober 2019,” katanya.

AM adalah salah satu dari enam polisi yang membawa senjata api dan dianggap melanggar disiplin pada aksi ricuh 26 September lalu.

Rencananya tersangka AM akan dibawa ke Bareskrim Polri besok pagi (8/11), demikian dijelaskan Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo, di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (7/11).

“Besok pagi (AM) akan langsung dibawa ke Jakarta. Ditahan di Rutan Bareskrim untuk proses penyidikan, pemeriksaan mendalam,” kata Dedi dikutip Detik.com.

Seperti diberitakan sebelumnya, dua mahasiswa, Randi dan Yusuf Kardawi tewas dalam aksi demonstrasi di Kendari pada 26 Sepetember lalu. Berdasarkan hasil otopsi Dokter Forensik, Randi mengalami luka tembak di dada kiri bawah ketiak. Sedang Yusuf Kardawi meninggal karena benturan benda tumpul di kepala. ***