Peduli Terhadap Profesi Guru, Bupati Inhu Yopi Arianto dapat Penghargaan dari Kemendikbud

Y Guru 1
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim menyematkan tanda penghargaan Dwipa Praja Nugraha kepada Bupati Inhu Yopi Arianto, Sabtu (30/11). Foto-foto: Kabag Protokoler Setda Inhu/Wiranesia.id

WIRANESIA.ID- Bekasi- Di Momen Hari Guru, Bupati Indragiri Hulu, Riau, H. Yopi Arianto SE menerima penghargaan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Perhargaan itu dinamakan Dwipa Praja Nugraha. Yopi Arianto merupakan satu-satunya kepala daerah di Riau yang meraihnya. Demikian rilis yang diterima Wiranesia dari Kabag Protokoler Setda Inhu, Sabtu (30/11).

Penghargaan ini didapat Bupati Yopi Arianto atas kepeduliannya terhadap dunia pendidikan di Inhu, khusunya guru-guru di kabupaten yang berjuluk “Negeri Bersejarah” itu. Yopi dianggap peduli dan berkomitmen tinggi terhadap mutu pendidikan dan pengembangan profesi guru serta PGRI.

Penghargaan diberikan langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Nadiem Makarim kepada Yopi Arianto di puncak Hari Guru Nasional dan HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke- 74, yang dihelat di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu, (30/11/2019).

Guru Y 2
Bupati Inhu, H. Yopi Arianto SE berpose di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, di sela-sela menerima penghargaan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI

Penghargaan Dwipa Praja Nugraha dari Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia untuk Bupati Yopi berdasarkan SK. Nomor: 30/ Kep/PB/XXII/2019 tgl 26 November 2019.

Bupati Yopi merasa senang dengan penghargaan yang diterimanya ini. Dan mengucapkan rasa terima kasihnya kepada semua pihak khususnya terhadap para guru yang ikut mendukung dan memajukan pendidikan di Inhu.

Dalam pemberian penghargaan di Bekasi, Bupati Yopi didampingi oleh Ketua PGRI Provinsi Riau Warkenis, M.Pd, Kabag Protokol Setda Inhu Supandi, S. Sos., MP beserta jajaran, Ketua PGRI Inhu Eka Satria, SS., M. Si beserta pengurus PGRI Inhu, dan Plt. Kadisdik Inhu Kamaruzaman dan jajaran.