Pemkab Inhu Bangun Stadion Megah dan Latih Para Pemuda

Olahraga Batu canai mntp
Stadion Batu Canai tampak megah di Pematang Reba, Indragiri Hulu

WIRANESIA.ID- Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Bengkulu pada awal November 2019 lalu menjadi ajang yang menggembirakan bagi Chindy Chinora karena ia berhasil meraih medali emas cabang tinju dan, berkat pretasinya itu ia lolos ke Pekan Olahraga Nasional yang akan dihelat di Papua.

Sebuah prestasi yang tak disangka, apalagi profesi utamanya adalah Banpol Satuan Polisi Pamong Praja di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).

Itulah kontribusi besar seorang Chindy Chinora bagi Kabupaten Inhu tentunya selain pengabdian besar yang dijalaninya di Satpol PP. Kontribusi dari seorang pemudi yang merupakan bagian penting dari pembangunan pemuda/pemudi di Inhu ke depannya.

Prestasi Chindy di olahraga tinju ini langsung mendapat apresiasi dari Kepala Satpol PP Inhu, Bobby Rachmat.

“Dia (Chindy) tidak hanya membanggakan Inhu, tapi mengharumkan nama praja wanita. Saya berharap ke depan akan ada lagi Chindy yang lahir dari Inhu ini,” ungkap Bobby Rachmat.

Bobby juga mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Chindy yang menang di final atas petinju Sumatera Utara itu.

“Saya atas nama Pemerintah Inhu, hhususnya Satpol Pamong Praja memberikan selamat dan terima kasih atas prestasi yang sudah diraih. Jangan pernah menyerah teruslah berlatih, namun intinya jangan meninggalkan tupoksinya sebagai tugas Satpol PP, manfaatkan peluang waktu untuk berlatih, sekali lagi semoga terus berprestasi,” kata Kasat Pol PP Inhu Bobby Rachmat, Sabtu, 9/11/2019.

Bupati Inhu H. Yopi Arianto saat meresmikan GOR serbaguna di Kecamatan Batu Jaya

“Selamat kepada Chindy dan keluarga besar Pertina Inhu yang berhasil mengharumkan nama daerah dan Provinsi Riau, sudah memberikan hadiah di ajang olahraga,” ucap Ketua KONI Inhu, Supri Handayani dalam kesempatan berbeda.

Peristiwa Chindy yang meraih prestasi membanggakan ini adalah salah satu perkembangan atau geliat bidang pemuda dan olahraga di Inhu. Masih banyak yang lain yang bisa dilihat di lapangan ihwal pemuda dan olahraga di Inhu.

Stadion Batu Canai dan Sebuah Makna di Baliknya
Stadion Batu Canai di Pematang Reba, misalnya, juga merupakan salah satu fenomena dari pesatnya kemajuan bidang olahraga dan infrastruktur di Inhu. Pemerintah Kabupaten Inhu terus bertekad mengembangkan bidang ini dengan memerhatikan segi infrastruktur, seperti Stadion Batu Canai yang berdiri megah itu.

Berdiri megahnya Stadion Batu Canai di Pematang Reba adalah salah satu manifestasi dari komitmen Pemkab Inhu terhadap olahraga, kesehatan, pembangunan infrastruktur, dan kepemudaan di Inhu. Stadion ini memiliki beberapa venue seperti lintasan atletik, lapangan sepak bola, dan fasilitas penunjang lainnya.

Stadion Batu Canai yang namanya diambil dari sebuah batu tempat mengasah tanaman obat berupa kunyit, atau lengkuas untuk mengobati rasa sakit ini, pernah menjadi tempat Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-VIII Provinsi Riau dengan berbagai cabang olahraga yang dipertandingkan.

Yopi Arianto saat peresmian GOR di Desa Mekarsari, Kecamatan Lirik

Bahkan stadion ini diklaim sebagai venue terbaik di Provinsi Riau. Hal ini dilontarkan oleh Ketua KONI Riau, Emrizal Pakis dalam suatu kesempatan. Fasilitas venue ini dianggapnya pula sudah berstandar nasional.

“Beberapa venue yang dibangun Pemkab Inhu dinilai sudah standar nasional. Terutama Stadion Batu Canai yang dinilai sebagai venue terbaik di Provinsi Riau,” sebut Emrizal saat meninjau stadion ini beberapa tahun lalu.

Stadion lain yang terus mendapat perhatian Pemkab Inhu adalah Stadion Narasinga di Kota Rengat, GOR Tribarata, dan lainnya.

Perhatian Pemkab Inhu lainnya terhadap fasilitas olahraga tidak hanya terpusat di kota seperti Rengat atau Pematang Reba saja, tetapi Pemkab Inhu juga terus mengupayakan fasilitas-fasilitas olahraga hingga ke kecamatan dan desa-desa di seluruh Kabupaten Inhu.
Beberapa kali, misalnya Bupati Inhu H. Yopi Arianto SE meresmikan Gelanggang Olahraga (GOR) di desa-desa serta kecamatan di kabupaten yang berbatasan dengan Provinsi Jambi ini.

Misalnya, pada Desember tahun 2017, Yopi Arianto meresmikan GOR yang ada di Kecamatan Lubuk Batu Jaya, dan venue olahraga serta stadion mini di beberapa kecamatan lainnya, seperti venue futsal di Kecataman Batang Cenaku dan stadion mini di Kecamatan Batang Gansal.

Yopi juga pernah meresmikan sebuah GOR di Desa Mekarsari, Kecamatan Lirik (Januari 2019) yang ditandai dengan penandatanganan prasasti dan disaksikan oleh Camat Lirik, serta tokoh masyarakat.

“Semoga GOR ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, sehingga bisa mencetak bibit-bibit atlet Inhu masa depan,” kata Bupati Yopi ketika itu.

Latih Pemuda
Sedang di bidang kepemudaan Pemkab Inhu terus mengupayakan pula pembinaan dalam rangka meningkatkan kualitas pemuda yang tidak saja secara jasmani tapi rohani, juga dalam aspek peningkatan kapasitas intelektual, dan emosional.

Selain lewat pendidikan dan olahraga, Pemkab Inhu juga melakukan pelatihan kepada para pemuda Inhu untuk bisa bersaing di pasar tenaga kerja yang persaingannya sangat ketat saat ini.

Yopi Arianto saat pelantikan PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Pasir Penyu

Pada April 2019 lalu, Disnaker Inhu mengirim sekitar 27 pemuda Inhu untuk mengikuti pelatihan kerja di Semarang, Jawa Tengah.

Kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama Pemkab Inhu dan Pemerintah Pusat, serta Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja.

Selain di bidang ketenagakerjaan, 40 pemuda dari kecamatan yang ada di Inhu juga mendapat pelatihan dari Pemkab terkait ihwal bela negara. Hal ini bertujuan supaya pemuda Inhu mempunyai konsep nasionalisme dan patriotisme dalam bernegara.

“Setiap kecamatan se-Kabupaten Inhu dalam kegiatan tersebut harus mengutus sedikitnya 4 orang pemuda yang telah direkomendasikan Camat setempat,” kata Kaban Kesbangpol Adri Bahar Ssos melalui Kabid Ideologi Bela Bangsa Ardiansyah, pada Agustus 2018 tahun lalu.

Bupati Yopi Ariantio sendiri pun juga sangat dekat dengan para pemuda dan mahasiswa di Inhu, maupun mahasiswa Inhu yang sedang kuliah di perantauan. Sering ia terlihat ngopi bareng dengan pemuda atau mahasiswa sambil berdiskusi tentang berbagai hal.

Yopi Arianto, misalnya pernah berdiskusi dengan mahasiswa sambil ngopi di sebuah kedai kopi Kecamatan Rengat pada akhir September 2019 lalu.

Kegiatan Pemda Inhu lainnya dalam hal kepemudaan adalah Program Membaca Kitab Suci bagi para pemuda. Kegiatan membaca Kitab Suci ini diikuti oleh 4 agama, yakni Agama Islam, Kristen Protestan, Budha, Kristen Katolik, dan Budha, di Wilayah Kabupaten Inhu serta diikuti oleh para pelajar Inhu tingkat SMA yang berlangsung pada tahun 2017.

Itulah yang dilakukan Pemkab Inhu lewat dinas-dinas dan OPD-nya demi memajukan para pemuda serta olahraga di daerah Inhu. Masih banyak agenda lainnya dari Pemkab Inhu yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Inhu.

Yang lain adalah kegiatan pacu sampan. Sebuah kegiatan yang bertaut antara olahraga dan pariwisata sekaligus.

Yopi Arianto berfoto bersama saat diskusi dengan para mahasiswa dan pemuda di Rengat, Inhu

Baru saja lomba pacu sampan yang diikuti antusias para peserta diadakan di Desa Redang, Kecamatan Rengat Barat, Oktober 2019 lalu. 65 sampan ambil bagian dalam ajang tingkat Kabupaten Inhu ini. Walaupun tingkat kabupaten, pesertanya juga datang dari luar Inhu, yakni Kabupaten Kuantan Singingi. <Adv> ***